Desember. Ini tahun 2012. Alhamdulillah, hampil tak terasa, begitu singkatnya waktu menemaniku berjalan-berlarian diusia remajaku kini. Hmm... bulan di akhir tahun, seharusnya bisa dibuat untuk bermuhasabah pada diri kita selama satu tahun ini. mengidentifikasi apa saja kekurangan-kekurangan, kendala, kritikan dan sejenisnya, dirangkum dalam sebuah buku dan jadikan sebagai pembanding buat tahun depan agar jadi lebih baik lagi.
Desember. Bulan lahirku. Besok pada tanggal 11, usiaku genap 17 tahun. Itu artinya aku memang bukan anak kecil lagi. Mencoba untuk bersikap dewasa, bijaksana dalam bertindak dan mengambil keputusan. Masa-masa ini seharusnya kita jadikan sebagai ajang menuntut ilmu sebanyak mungkin, mengingat semakin mudahnya akses untuk menimba ilmu dari berbagai sumber. Tapi juga harus bisa memilah-milah mana ilmu yang benarr dan mana yang salah..
Nah, kan UAS dah selesai. Penulis jadi sedikit leluasa untuk berselancar di dunia maya (entah mau ngapain -.-) karena dah nggak ada tugas-tugas dari bapak ibuk guruu. Yeee... jadi bisa merasakan remaja yang tanpa beban.. Alhamdulillah diberi waktu buat santai sejenak, bisa digunakan untuk menambah wawasan tentang pemerintahan dan kasus-kasus korupt serta panasnya pertikaian politik di Indonesia (baca: nonton berita di TVOne), bisa berinteraksi dan menjaga ukhwah sama temen2 SMA maupun SMP (baca: facebookan dan twitteran), berburu ilmu agama (ngikut2 kalau ada kajian), berorganisasi, refreshing dan lain-lain..
Waduuuhh... nilai raporku besok gimana yaa? oh iyaa.. aku jadi inget. aku kan belum ngumpulin raport. Astagfirullah lupa terus. Entah kenapa penyakit lupaanku ini sering banget kambuhnya. gara2 ini, banyak barang2ku yang pada ketlingsut. Alhasil, apesnya jadi sering kena marah ortu.
Kalau nilai raporku jelek gimana yaa? Tuiinngg... Orang Tua! Itu yang pertama. Sebenarnya kalau aku dimarahpun nggak masalah. tapi, yang aku nggak mau itu mengecewakan orang tua. Sejujurnya merekalah motivasi terbesar aku buat belajar.
Memang karena aku dari kalangan keluarga yang biasa-sederhana, maka aku sangat sangat sangat ingin kelak bisa sukses (dunia dan akhirat) agar bisa melihat kedua orang tuaku menumpahkan air mata kebahagiaan dan senyuman dengan melihat anak2nya berhasil. Berusaha keras! ayo lawan rasa malas yang terkadang menyelimuti tubuhku.
hmm.. ketika rasa malas itu datang, ku buka qur'an warna pink-ku. ku buka pada halaman paling awal (berisi beraneka ragam kertas kertas atau foto penting dalam hidupku). Ku buka foto itu (fotoku bersama dengan ibu). Teringat beliau, aku teringat betapa kerasnya perjuangan dan jerih payah beliau demi kesuksesan anak-anaknya. Aku teringat ketika beliau bekerja mencari uang kesana-sini dengan satu tujuan, Keluarga. tak lebih dari itu. demikian juga bapak. Sesaat, foto itu kurenungi, kucium, lalu hampir tertetes air mataku. Semangat membara untuk belajar muncul lagi. Rasa malas itu kemudian pergi. Inilah motivasiku. Ibu. Aku sangat menyayanginya.
Bismillah, aku ingin sekali bisa diterima di Universitas Gadjah Mada, Fakultas Ekonomi Bisnis, Jurusan Manajemen. Itu pilihanku, selebihnya ada di tangan Allah. Dia yang Maha Mengetahui segala sesuatu, Maha Mengetahui apa yang terbaik untukku di kemudian hari.
Doa, Ikhtiar, Tawakal..
SEMANGAT
Semoga raporku semester ini bagusss...
Amiiiinn
Tidak ada komentar:
Posting Komentar