Assalamualaikum wr wb :)
pada kesempatan kali ini penulis akan menuangkan sebuah kisah, eh buka kisah ding. Sebuah curhatan yang sudah lama penulis tulis di buku curhat harian (karena bingung blognya mau dikasih tulisan apa -,-) tentang seputar GVT (Gladhi Vidya Teladan). Tapi kali ini adalah masa GVTnya angkatan 2015 (adek kelasku). Menurutku sangat sesuatu sekali, karena esensi dan sensasi GVT yang begitu "wahh"..
curhatan dari buku diary (dengan berbagai pengeditan :o )
Senin, 3 Sept 2012
Hari ini adalah hari yang sangat sangat membuatku bahagia. Itu karena hari ini adalah H1 GVT 2012. Aku telah mempersiapkannya sebaik mungkin, semampu yang aku bisa. Sebagai panitia GVT yang mendapat amanah sebagai sie IKAP (Interaksi Kepribadian dan Akhlak Personal), aku ditugaskan untuk mengajarkan materi mengenai keteladanan (lambang Teladan, sejarah Teladan, Prasetya Teladan, dll) pada tujuh adek ikap-ku yang sedang di GVT.
Ketujuh berlian cantik yang kelak akan memancarkan kilaunya itu adalah:
- Mutiara Nur Aisyah
- Annisa Rachmawati
- Barid Nur Isna Harnin
- Ainun Nafilatur Rusyda
- Yusri Ilza Sania
- Kartika Kusumaningrum
- Fitri Dwi Wijayanti
Aku berangkat sesuai peraturan yang ditetapkan (jam 6 harus udah ada di Teladan). Kukenakan atribut GVT yang telah kusetrika dan kulempit secara rapih tadi malam. Kulangkahkan kakiku ke gerbang Teladan untuk menjalankan amanah ini demi kebaikan adek2 2015.
Pagi itu adalah pagi pertama pada forum IKAP. Ketujuh berlian adek ikapku, satu diantaranya ada yang diklaim oleh pancar sebagai seorang Trouble Maker. haha itu sih nggak masalah. Malah itu mbuat motivasiku untuk mengajarkan sebaik mungkin, biar kami (penulis dan ketujuh berlian) menjadi lebih baik lagi. hmm.. ternyata oh ternyata, berlianku yang diklaim sebagai adek TM tadi malah jadi salah satu adek yang paling antusias dan tertarik dengan penjelasan2 yang aku sampaikan di forum IKAP.
Ketika menjadi panitia GVT, harus bisa merelakan waktu KBM untuk mengoreksi tugas-tugas adek2 2015. Karena tiada waktu yang efektif, maka satu-satunya alternatif adalah menggunakan jam KBM (kegiatan belajar mengajar) pada jam ke-1 sampai jam ke-5. Akibatnya pelajaran banyak yang tercecer.
Saat mengoreksi, ternyata adek2 angkatan 2015 kompak melakukan suatu kesalahan dalam pengerjaannya. Kesalahan ini dilakukan serempak, tidak ada seorangpun yang benar. Kesalahan itu adalah kertas yang digunakan untuk menuliska Prasetya Teladan menggunakan kertas folio bergaris. Padahal instruksinya adalah menggunakan kertas folio (nggak bergaris). Kesalahan lainnya adalah ukuran2 panjang dan lebar "sabuk sakti" masih salah. Tapi walaupun mereka melakukan banyak kesalahan, kami (panitia) tetap menghargai hasil kerja keras dan usaha adek2 angkatan 2015, walaupun nanti tetap ada konsekuensi (BL)nya heheee.
Pada jam ke-6, aku keluar kelas untuk ganti pakaian seragam GVT yang berwarna biru, warna kebanggaanku. Kurapihkan jilbabku, kukenakan topi sambil berkaca dalam sebuah kamar mandi di dekat ukas sekolah. Setelah selesai, aku kembali ke basecamp bersama teman2 sie IKAP yang lain.
PRIIIIIIITTT PRIIIIIIITTTTTT PRIIIIIIITTT..
Suara peluit, khas. Tanda GVT dimulai. Aku keluar dari basecamp bersama teman2 panitia untuk menjadi patis (pagar betis).
Pada saat aku melihat adek2 angkatan 2015 pada berlarian dengan gemuruh salam, mereka menyapa: "Assalamualaikum, Mbak".. suasana ini... aku jadi teringat kala aku di GVT satu tahun lalu. Dengan peluh, fikiran yang terisi penuh oleh tugas-tugas, kondisi badan yang sangat capek, adek2 2015 tetap menghadapinya dengan semangat, senyum, bahkan menyapa. Inilah satu hal kecil yang Teladan ajarkan kepada kita, diawal kita menginjakkan kaki di Bumi Teladan tercinta ini. Aku membalas sapaan itu dengan rasa senang bahagia terhadap apa yang mereka lakukan.. Subhanallah...
Singkat cerita, sebelum adzan ashar, forum IKAP yang kedua hampir dimulai. Kulangkahkan kakiku dengan cepat ke spot ikap, yaitu di ruang 303. Aku duduk bersila, sambil menunggu ketujuh berlian itu datang. Tampak, satu per satu berdatangan. Wawawaaaaaaaa aku seneeeeeng buanget nglihat mereka tetap bersemangat. Mereka memperhatikan materi yang aku sampaikan walaupun sudah sangat capek. I see it :) :) :)
Aku menjelaskan materi lambang Teladan, yang terdiri dari bangunan-bangunan berupa Tugu, Cakra, Padma, dan ditopang oleh tulisan Teladan yang berwarna kuning. Sesi ini aku ingin menerangkan secara benar-benar jelas sehingga mereka mengerti benar filosofi dari lambang Teladan (tidak hanya sebagai formalitas). Aku selipkan pertanyaan2 yang membuat mereka berfikir kritis, dan antusias. Dan, alhamdulillah berhasil. Sebagian besar berlian itu aktif2 (banyak nanya, njawab pertanyaan2ku, komentar ini itu, dll). Tapi juga ada dua berlian yang belum aktif, tapi sudah tertarik dan memperhatikan dengan seksama.
Yoaa. IKAP merupakan sie yang aku idam2kan sejak dulu ketika kelas 1 SMA. Berinteraksi dengan berlian2 itu, mengenal mereka lebih dalam, mengajarkan kebaikan kepada mereka membuat hati terasa senang, puas dan lega. Aku bangga bisa mengajarkan mereka, membuat mereka mengerti dan faham terhadap lambang Teladan.
-hmm, di lanjut nanti ya, penulis mau istirahat dulu heheee-