Senin, 07 Mei 2012

C-I-N-T-A

aku tahu, aku memang tak pantas bersanding dengannya. aku tahu posisiku dan aku tau juga bagaimana dia. Ya, walaupun cinta ini begitu dalam dan tulus, namun sepertinya salah. fikiranku terus melayang,menerka-nerka ke penjuru dunia. 
Setiap malam, aku teringat wajahnya. Saat pelajaran, ingat lagi! saat sholatpun ingat lagi! Saktenane, iki ngganggu! aku pernah mbaca artikel dari internet, kalau seseorang sedang jatuh cinta, maka presentase kecerdasannya akan berkurang 80%. hmm, tapi juga belum pasti kebenarannya. But, ya tetep wae. nek dilogika memang bener, soalnya sebagian otak kita terfokus dengan seseorang yang kita cintai. sehingga mengurangi kepekaan/konsentrasi kita sama pelajaran.
aku bingung piye carane biar rasa ini cepet selesai. karena cinta ini konsentrasi belajarku berkurang, ibadah kendor, dan sebagian memoriku hanya terisi dia, dia, dan dia! 
tapi nek ditanya, "kamu kok gitu si? mbok ya udah, lupain aja. dari dulu tentang ituu wae."

wahh, nek ituu..

Ya maaf kalau aku buat kamu nggak nyaman dengan curcolku. mungkin kamu bosan dengan ocehanku yang melulu kayak gitu. kadang aku terima saranmu, tapi nek nglupain seseorang tuh nggak segampang itu, nduuk! aku juga udah berusaha. aku tahu sakjane ini nggak boleh dibiarin mengendap lama-lama. aku tau, aku harus jaga hati. jaga hati! Hijab itu nggak hanya fisik. tapi hati juga perlu dihijabi. tapi itu nggak gampang, mbak. teorinya aja gampang, tapi prakteknya harus dengan sangat bertatih-tatih. perasaan apa ya bisa dipaksakan? apa kamu fikir ini semua murni kesalahanku? coba kamu yang mengalaminya.
Kadang aku ngerasa seneeeenng banget nek ketemu dia. seakan dunia ini sedang berpihak sama aku. aku merasa kami dekat. kadang ketika b'papasan, aku merasa bahwa dia ngliat aku sekilas, tapi pergi lagi. tatapannya tajam. tapi aku nggak berani terus-terusan natap dia, terutama wajahnya. beraninya kalau pas dia membelakangiku. dan saat itulah hatiku berasa bergejolak. senyum-senyum di kacaa.. wahh -_____- 
Tapi itu waktu tadi. bukan sekarang. Sekarang aku berusaha untuk 'biasa wae' ketemu dia. aku nggak mau dan nggak suka kalau dia merasa gr ( gegedhen rumongso). 
Terserah bagaimana ia memandangku. buruk atau apapun, aku wes ra arep nggubris. memang inilah aku yang akan terbang meninggalkanmu, terbang dengan kedua sayapku dan akan hinggap lagi, terkait dalam seseorang yang benar-benar mencintaiku apa adanya dengan segala kelebihan-kekuranganku, di suatu saat nanti, ketika aku dewasa.  
So, jadi petuahnya Shabrina: cinta itu seperti kupu-kupu. ia tidak bisa dikejar. apabila ia dikejar, akan lari. tapi ia tidak akan lari, bahkan menemuimu bila kamu diam ditempatmu. 
kesimpulan: sekarang aku percaya pada skenario-Nya, bahwa suatu hari nanti, kebahagiaan akan menjemputku heheeheheheheee :3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar